Refleks Vagal: Penyebab Kematian Saat Leher Atlit Judo Tercekik

Cecep Suryani Sobur Kedokteran, Medis Lainnya Leave a Comment

Refleks vagal dapat sangat berbahaya. Pada penyelenggaraan Asian Para Games 2018, terjadi aksi walk out atlit putri Indonesia dari panggung judo. Alasannya, sang atlit tidak mau membuka jilbabnya sedangkan peraturan dari olah raga judo adalah memakai hijab. Alasannya karena kemungkinan terjadinya refleks vagal yang membahayakan nyawa atlit. Hijab yang dipakai secara tidak sengaja dapat tertarik dan menyebabkan bagian leher atlit tertekan atau tercekik. Selain bendungan jalan napas dan aliran darah, penekanan pada leher juga dapat merangsang refleks vagal ini.

Vagal Reflex dan Sistem Saraf Parasimpatis

Di daerah leher terdapat banyak persimpulan saraf. Salah satunya adalah nervus vagal. Nervus vagal merupakan bagian dari saraf kranialis yang merupakan susunan sarap parasimaptis. Nervus vagal ini mempersarafi saluran pencernaan bagian atas, system pernapasan, dan juga jantung. Efek pada jantung efek saraf parasimaptis adalah untuk menekan laju jantung dan mengembalikan ke ritme istirahat.

Pengaruh nervus vagal pada sistem kardiovaskuler
Pengaruh nervus vagal pada sistem kardiovaskuler

Pada leher, terdapat tempat dimana jalur parasimpatis ini dekat ke permukaan tubuh. Salah satunya adalah di sinus karotis yaitu pada saat pembuluh darah arteri karotis komunis beracabang menjadi arteri karotis interna dan eksterna. Dalam dunia medis, pada keadaan dimana terjadi supraventricular takiktarida dimana jantung melaju sangat kencang, maka dapat dilakukan massase atau pijat karotis. Dengan memijat karotis ini, saraf parasimpatis menjadi terangsang dan nadi atau laju jantung akan melambat.

Mekanisme Sudden Death pada Perangsangan Vagal Reflex

Apabila dalam keadaan biasa saraf parasimpatis ini terangsang, maka hasilnya adalah penekanan fungsi jantung. Jantung akan menjadi melambat dan pompa jantung menjadi lemah. Bisa jadi jantung akan berhenti berdetak atau keadaan yang dinamakan cardiac arrest. Jika hal ini terjadi, dapat menyebabkan kematian mendadak.

Tempat jalannya nervus vagus dimana apabila ditekan dapat merangsang refleks vagal
Tempat jalannya nervus vagus dimana apabila ditekan dapat merangsang refleks vagal

Jadi, dapat dipahami betapa bahayanya jika tanpa sengaja saraf parasimpatis ini terangsang oleh cekikan saat olah raga. Karena itu, sangat beralasan apabila pelarangan hijab dalam judo dilakukan untuk mencegah keadaan yang sangat membahayakan bagi atlit yang bertanding.

Selain pencekekin, proses tersedak makanan juga dapat menyebabkan kematian dengan cara vagal reflex. Makanan yang terlalu besar akan mendorong struktur sekitar kerongkongan. Salah satu struktur yang melewati dekat dengan kerongkongan adalah saraf atau nervus vagus. Bila saraf ini tertekan, bisa merangsang timbulnya refleks vagal. Karena itu, seringkali orang yang tersedak bisa meninggal sebelum terjadinya asfiksia atau kekurangan oksigen.

Buku Referensi Kedokteran

Berikut ini adalah beberapa buku teks yang dapat dipilih sebagai bahan pembelajaran khususnya di bidang ilmu dasar kedokteran dan penyakit dalam. Format dapat berupa buku teks fisik maupun e-book (aplikasi Kindle Google Play Store atau Apple Apps Store). Adapun yang sering saya pakai misalnya:

Perlu saya informasikan apabila Anda membeli e-book atau bentuk fisik buku tersebut lewat tautan atau pencarian di laman ini, maka Caiherang akan mendapat komisi dari pembelian tersebut. Dana yang diperoleh akan dipakai untuk pemeliharaan rutin seperti server, plug-in, design software, dan keperluan lainnya baik untu keperluan rutin maupun perbaikan dari website Caiherang ini.

Kesimpulan

Refleks vagal apabila terangsang akan mengakibat akivasi saraf parasimpatis yang sangat berbahaya karena dapat memicu cardiac arrest. Namun, di sisi lain, manuver untuk merangngsang refleks vagal ini dapat dilakukan sebagai terapi salah satunya pada kasus aritmia yaitu supraventricular tachycardia (SVT).

Sumber

  1. Lambiris I, Mendoza I, Helguera M, Escudero JB, Bonilla C. Thirty years of blackouts: a case report of swallow syncope. J Community Hosp Intern Med Perspect. 2013;3(1):1–3.
  2. Olshansky B, Sabbah HN, Hauptman PJ, Colucci WS. Parasympathetic nervous system and heart failure pathophysiology and potential implications for therapy. Circulation. 2008;118(8):863–71.

Tinggalkan Balasan