Kalkulator Skor SOFA dan qSOFA

Skor SOFA atau sequential organ failure assessment merupakan alat ukur kemungkinan mortalitas berdasarkan derajat gangguan atau disfungsi dari enam sistem organ. Umumnya dihitung saat pasien masuk dan dinilai ulang setiap 24 jam. Umumnya dipakai untuk pasien yang dirawat secara intensif atau dalam kondisi penyakit yang berat termasuk sepsis dan Covid-19 yang berat atau kritis. Adapun komponen maupun kalkulator yang dipakai dalam menghitung skor SOFA adalah sebagai berikut:

Untuk mempermudah perkiraan FiO2 dapat dilihat dari bantuan oksigen yang dipakai. Adapun perkiraannya adalah sebagai berikut:

Cara pemberian oksigenLaju, L/menitFiO2
Nasal kanul1-6Setiap kenaikan 1 L/menit FiO2 naik ~4%
– Udara ruangan = 21%
– 1 L/mnt = 25%
– 2 L/mnt = 29%
– 3 L/mnt = 33%
– 4 L/mnt = 37%
– 5 L/mnt = 41%
– 6 L/mnt = 45%
Simple mask~6-1235-60%*
Non-rebreather mask10-15~70-90%
High-flow nasal cannulaSampai 6030-100%
* Bervariasi berdasarkan laju napas dan minute ventilation.

Adapun interpretasi dari risiko mortalitas berdasarkan skor SOFA adalah sebagai berikut:

Skor SOFAMortalitas jika skor awal:Mortalitas jika skor tertinggi:
0-10,0%0,0%
2-36,4%1,5%
4-520,2%6,7%
6-721,5%18,2%
8-933,3%26,3%
10-1150,0%45,8%
12-1495,2%80,0%
>1495,2%89,7%
Rerata skor SOFAMortalitas
0-1,01,2%
1,1-2,05,4%
2,1-3,020,0%
3,1-4,036,1%
4,1-5,073,1%
≥5,184,4%

Turunan dari skor SOFA yaitu qSOFA tau Quick SOFA dipergunakan pada pasien dewasa  ≥18 tahun di seting non-ICU seperti instalasi gawat darurat, bangsal, atau sebelum rumah sakit untuk menilai ada tidaknya kondisi sepsis. Walaupun demikian, pada guideline Surviving Sepsis Campaign tahun 2017, penilaian dengan qSOFA tidak lagi dimasukan baik sebagai uji tapis maupun diagnosis dari sepsis. Adapun komponen dari qSOFA sendiri adalah sebagai berikut:

qSOFA dianggap positif apabila skor ≥2 yang berarti pasien berisiko tinggi atau memiliki prognosis yang buruk.

Referensi

  1. Cárdenas-Turanzas M, Ensor J, Wakefield C, Zhang K, Wallace SK, Price KJ, Nates JL. Cross-validation of a Sequential Organ Failure Assessment score-based model to predict mortality in patients with cancer admitted to the intensive care unit. J Crit Care. 2012 Dec;27(6):673-80. doi:10.1016/j.jcrc.2012.04.018. Epub 2012 Jul 2. PMID: 22762932.
  2. Ferreira FL, Bota DP, Bross A, Mélot C, Vincent JL. Serial evaluation of the SOFA score to predict outcome in critically ill patients. JAMA. 2001 Oct 10;286(14):1754-8. doi: 10.1001/jama.286.14.1754. PMID: 11594901.
  3. Rhodes A, Evans LE, Alhazzani W, Levy MM, Antonelli M, Ferrer R, Kumar A, Sevransky JE, Sprung CL, Nunnally ME, Rochwerg B, Rubenfeld GD, Angus DC, Annane D, Beale RJ, Bellinghan GJ, Bernard GR, Chiche JD, Coopersmith C, De Backer DP, French CJ, Fujishima S, Gerlach H, Hidalgo JL, Hollenberg SM, Jones AE, Karnad DR, Kleinpell RM, Koh Y, Lisboa TC, Machado FR, Marini JJ, Marshall JC, Mazuski JE, McIntyre LA, McLean AS, Mehta S, Moreno RP, Myburgh J, Navalesi P, Nishida O, Osborn TM, Perner A, Plunkett CM, Ranieri M, Schorr CA, Seckel MA, Seymour CW, Shieh L, Shukri KA, Simpson SQ, Singer M, Thompson BT, Townsend SR, Van der Poll T, Vincent JL, Wiersinga WJ, Zimmerman JL, Dellinger RP. Surviving Sepsis Campaign: International Guidelines for Management of Sepsis and Septic Shock: 2016. Crit Care Med. 2017 Mar;45(3):486-552. doi: 10.1097/CCM.0000000000002255. PMID: 28098591.
  4. Seymour CW, Liu VX, Iwashyna TJ, et al. Assessment of Clinical Criteria for Sepsis: For the Third International Consensus Definitions for Sepsis and Septic Shock (Sepsis-3). JAMA. 2016;315(8):762–774. doi:10.1001/jama.2016.0288
  5. Vincent JL, de Mendonça A, Cantraine F, Moreno R, Takala J, Suter PM, Sprung CL, Colardyn F, Blecher S. Use of the SOFA score to assess the incidence of organ dysfunction/failure in intensive care units: results of a multicenter, prospective study. Working group on “sepsis-related problems” of the European Society of Intensive Care Medicine. Crit Care Med. 1998 Nov;26(11):1793-800. doi: 10.1097/00003246-199811000-00016. PMID: 9824069.

Kalkulator eGFR CKD-EPI 2021

Estimated glomerular filtration rate (eGFR) atau perkiraan lajut filtrasi glomerular adalah parameter yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal. eGFR ini diperoleh dari hasil uji kreatinin darah yang kemudian diplot atau dihubungkan dengan besaran laju filtrasi glomerular. Satuan dari eGFR ini adalah mL/menit/1,73 m2. Untuk mendapatkan nilai eGFR ini digunakan rumus tertentu. Adapun rumus perhitungan eGFR berdasarkan CKD-EPI 2021 (Chronic Kidney …

Penghitungan Volume Cairan Dekstrosa untuk Hipoglikemia

Pada kondisi hipoglikemia berat atau lanjut maka diperlukan pemberian glukosa intravena berupa cairan dekstrosa. Cairan dekstrosa yang diberikan setara dengan 20-50 gram dekstrosa. Adapun besaran volume yang dibutuhkan tentu disesuaikan dengan cairan dekstrosa yang tersedia. Untuk memudahkan, dapat menggunakan cara penghitungan di bawah ini: Adapun protokol penanganan kasus hipoglikemia berat atau lanjut adalah sebagai berikut: Adapun untuk pembahasan mengenai hipoglikemia …

Kalkulator Skor HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale)

Gangguan kecemasan seringkali kita dapat pada praktek sehari-hari. Selain melakukan anamesis atau wawancara yang detil, kita juga bisa menggunakan skala penilaian psikiatrik unuk gangguan kecemasan telah dikembangkan untuk melihat seberapa besar tingkat keparahan seseorang mengalami gangguan kecemasan. Salah satu skala penilaian yang paling sering digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). HARS menggunakan serangkaian pertanyaan dengan jawaban yang harus diisi …

Kalkulator Konversi Dosis Steroid

Steroid sering kali dipakai dengan standar kekuatan setara prednison. Berikut ini adalah kalkulator konversi dosis steroid dalam mengubah atau mengonversi dosis beberapa jenis steroid yang sering tersedia. Adapun dasar dari perhitungan kalkulator tersebut adalah sebagai berikut: Jenis steroid Pemberian Dosis equivalen (mg) Durasi kerja Betametason IV 0,75 Lama (36-72 jam) Kortison PO 25 Pendek (8-12 jam) Deksametason IV atau PO …

Kalkulator Skor SOFA dan qSOFA

Skor SOFA atau sequential organ failure assessment merupakan alat ukur kemungkinan mortalitas berdasarkan derajat gangguan atau disfungsi dari enam sistem organ. Umumnya dihitung saat pasien masuk dan dinilai ulang setiap 24 jam. Umumnya dipakai untuk pasien yang dirawat secara intensif atau dalam kondisi penyakit yang berat termasuk sepsis dan Covid-19 yang berat atau kritis. Adapun komponen maupun kalkulator yang dipakai …