Kalkulator Skor GERD-Q

GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan salah satu kondisi yang paling banyak dijumpai dalam praktek sehari-hari, terutama di layanan kesehatan primer. Adapun definisi dari GERD adalah keadaan dimana terjadi refluks atau aliran balik dari isi lambung baik ke esofagus (kerongkongan), kavitas oral (rongga mulut), maupun ke saluran pernapasan bahkan ke paru-paru. 

Untuk membantu dalam diagnosis GERD dapat dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan menghitung skor GERD-Q. Kuesioner ini berupa enam pertanyaan mengenai tanda dan gejala yang dialami pasien dalam 7 hari terakhir. Berikut adalah isian untuk menentukan skor GERD-Q:

Selain untuk diagnosis, GERD-Q juga dapat membantu dalam melihat respn terapi. Saat kontrol, pasien akan kembali untuk menghitung skor GERD-Q dan kemudian dibandingkan dengan skor sebelumnya. Adapun kuesioner versi bahasa Indonesia sudah divalidasi dan juga dianjurkan dipakai dalam penanganan kasus GERD.

Referensi

  1. Fock KM, Talley N, Goh KL, Sugano K, Katelaris P, Holtmann G, et al. Asia-Pacific consensus on the management of gastro-oesophageal reflux disease: An update focusing on refractory reflux disease and Barrett’s oesophagus. Gut. 2016;65(9):1402–15.
  2. The Indonesian Society of Gastroenterology. National Consensus on the Management of Gastroesophageal Reflux Disease in Indonesia. Acta Med Indones. 2014;46(3):263–71.
  3. Jonasson C, Wernersson B, Hoff DAL, Hatlebakk JG. Validation of the GerdQ questionnaire for the diagnosis of gastro-oesophageal reflux disease. Aliment Pharmacol Ther. 2013 Mar;37(5):564–72.
  4. Jones R, Junghard O, Dent J, Vakil N, Halling K, Wernersson B, et al. Development of the GerdQ, a tool for the diagnosis and management of gastro-oesophageal reflux disease in primary care. Aliment Pharmacol Ther. 2009 Nov 15;30(10):1030–8.
  5. Syam AF, Aulia C, Renaldi K, Simadibrata M, Abdullah M, Tedjasaputra TR. Revisi Konsensus Nasional Penatalaksanaan Penyakit Refluks Gastroesofageal (Gastroesophageal Reflux Disease / GERD ) di Indonesia. 2013.

Kalkulator eGFR CKD-EPI 2021

Estimated glomerular filtration rate (eGFR) atau perkiraan lajut filtrasi glomerular adalah parameter yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal. eGFR ini diperoleh dari hasil uji kreatinin darah yang kemudian diplot atau dihubungkan dengan besaran laju filtrasi glomerular. Satuan dari eGFR ini adalah mL/menit/1,73 m2. Untuk mendapatkan nilai eGFR ini digunakan rumus tertentu. Adapun rumus perhitungan eGFR berdasarkan CKD-EPI 2021 (Chronic Kidney …

Penghitungan Volume Cairan Dekstrosa untuk Hipoglikemia

Pada kondisi hipoglikemia berat atau lanjut maka diperlukan pemberian glukosa intravena berupa cairan dekstrosa. Cairan dekstrosa yang diberikan setara dengan 20-50 gram dekstrosa. Adapun besaran volume yang dibutuhkan tentu disesuaikan dengan cairan dekstrosa yang tersedia. Untuk memudahkan, dapat menggunakan cara penghitungan di bawah ini: Adapun protokol penanganan kasus hipoglikemia berat atau lanjut adalah sebagai berikut: Adapun untuk pembahasan mengenai hipoglikemia …

Kalkulator Skor HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale)

Gangguan kecemasan seringkali kita dapat pada praktek sehari-hari. Selain melakukan anamesis atau wawancara yang detil, kita juga bisa menggunakan skala penilaian psikiatrik unuk gangguan kecemasan telah dikembangkan untuk melihat seberapa besar tingkat keparahan seseorang mengalami gangguan kecemasan. Salah satu skala penilaian yang paling sering digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). HARS menggunakan serangkaian pertanyaan dengan jawaban yang harus diisi …

Kalkulator Konversi Dosis Steroid

Steroid sering kali dipakai dengan standar kekuatan setara prednison. Berikut ini adalah kalkulator konversi dosis steroid dalam mengubah atau mengonversi dosis beberapa jenis steroid yang sering tersedia. Adapun dasar dari perhitungan kalkulator tersebut adalah sebagai berikut: Jenis steroid Pemberian Dosis equivalen (mg) Durasi kerja Betametason IV 0,75 Lama (36-72 jam) Kortison PO 25 Pendek (8-12 jam) Deksametason IV atau PO …

Kalkulator Skor SOFA dan qSOFA

Skor SOFA atau sequential organ failure assessment merupakan alat ukur kemungkinan mortalitas berdasarkan derajat gangguan atau disfungsi dari enam sistem organ. Umumnya dihitung saat pasien masuk dan dinilai ulang setiap 24 jam. Umumnya dipakai untuk pasien yang dirawat secara intensif atau dalam kondisi penyakit yang berat termasuk sepsis dan Covid-19 yang berat atau kritis. Adapun komponen maupun kalkulator yang dipakai …